Critical Thinking Points Implementasi Fungsi Manajemen Kaitannya dengan Kategori Pencapaian Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Wajo Sulsel
Critical Thinking Points Implementation of Management Functions in Relation to the Category of Achievement of Puskesmas Accreditation in Wajo District South Sulawesi
DOI:
https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1939Keywords:
Implementasi, Manajemen, AkreditasiAbstract
ABSTRAK
Latar belakang: Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas pelayanan yang terstandardisasi semakin tinggi, masyarakat cukup selektif dalam memilih pelayanan kesehatan, fenomenanya justru dengan semakin meningkatnya jumlah sarana pelayanan kesehatan secara kuantitas, ternyata belum sepenuhnya meningkat secara kualitas, meskipun Puskesmas sudah berada pada kategori paripurna, namun berdasarkan pemanfaatan pelayanan masih banyak masyarakat yang kurang minat menggunakan layanan Puskesmas. Puskesmas di Sulawesi Selatan setiap tahun mengalami peningkatan secara kuantitas, namun secara kualitas masih terjadi kesenjangan pencapaian akreditasi antar wilayah kabupaten/kota.
Tujuan: Untuk mengeksplorasi critical thinking points implementasi fungsi manajemen kaitannya dengan kategori pencapaian akreditasi Puskesmas di kabupaten Wajo Sulsel.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method desain kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif dengan wawancara mendalam focus group discussion, dan data kuantitatif dengan cross sectional study. Analisis keabsahan data melalui pendekatan triangulasi.
Hasil: Dinas kesehatan melalui Puskesmas mengelolah upaya kesehatan sesuai Permenkes No. 44 Tahun 2016 dan dengan membuat surat keputusan dinas kesehatan tentang indikator dan target kinerja puskesmas. Evaluasi implementasi manajemen puskesmas melibatkan aspek strategis, operasional, dan dengan membentuk tim pembina cluster binaan. Kinerja Puskesmas melalui indikator kepuasan masyarakat memiliki pengaruh kecil terhadap capaian akreditasi puskesmas. Self assesment memiliki hubungan erat dan berbanding lurus dengan capaian akreditasi puskesmas. Pengaruh manajemen perencanaan, pengorganisasian, penggerak pelaksana, pengawasan dan pengendalian Puskesmas sangat signifikan terhadap capaian akreditasi puskesmas, dan ini didukung dinas kesehatan kabupaten dengan memberikan pelatihan manajemen kepada seluruh puskesmas, pemetaan Puskesmas berdasarkan penerapan fungsi manajemen dilakukan dengan monitoring perencanaan perbaikan strategis oleh dinas kesehatan kabupaten.
ABSTRACT
Background: Public awareness regarding the importance of standardized service quality has sharply increased, compelling individuals to be more selective in choosing healthcare services. Although the number of health service facilities has expanded, this quantitative growth has not been accompanied by commensurate improvements in service quality. Even Puskesmas (community health centers) with “paripurna” (comprehensive) accreditation categories still often experience suboptimal utilization rates, indicating persistent challenges in aligning service quality with community needs. Furthermore, the overall accreditation achievement among Puskesmas in South Sulawesi varies significantly across different regencies and municipalities, reflecting ongoing disparities in healthcare quality.
Objective: To explore the critical thinking points in the implementation of management functions and their correlation with accreditation categories of Puskesmas in Wajo Regency, South Sulawesi.
Method: This type of research is mixed method qualitative and quantitative design, qualitative data with in-depth interviews focus group discussions, and quantitative data with cross sectional studies. Data validity analysis through a triangulation approach.
Result: The health office through the health center manages health efforts in accordance with Permenkes No. 44 of 2016 and by making a health office decree on health center performance indicators and targets. Evaluation of the implementation of puskesmas management involves strategic, operational aspects, and by forming a team of cluster supervisors. Puskesmas performance through community satisfaction indicators has little influence on the achievement of puskesmas accreditation. Self-assessment has a close relationship and is directly proportional to the achievement of puskesmas accreditation. The influence of management planning, organizing, driving implementers, supervising and controlling Puskesmas is very significant on the achievement of puskesmas accreditation, and this is supported by the district health office by providing management training to all puskesmas, mapping Puskesmas based on the application of management functions is carried out by monitoring strategic improvement planning by the district health office.
References
Agus Irianto Sumule, Eddy Suratman, Indra, Noldy Tuerah, & William H. Reba. (2022). Kajian Peningkatan Pelayanan Kesehatan Berkualitas Pada Fsilitas Pelayanan Kesehatan di Provinsi Papua dan Papua Barat. kompak.
Amna I. Alshamsi, Louise Thomson, & Angeli Santos. (2020). What Impact Does Accreditation Have on Workplaces? A Qualitative Study to Explore the Perceptions of Healthcare Professionals About the Process of Accreditation. Frontiers in Psychology, 11, 1–13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01614
Andi Asma Ningsih. (2021). Sejarah Kesehatan Masyarakat dan Sejarah Puskesmas. Osf Preprints. https://doi.org/https://doi.org/10.31219/osf.io/um2zt
Andri Anwar, Nurmiati Muchlis, & Reza Aril Ahri. (2020). Pengaruh Kepemimpinan, Organisasi, Tim Peningkatan Mutu Dan Efikasi Diri Terhadap Penilaian Status Akreditasi Puskesmas Di Kota Makassar Tahun 2016-2019. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jahr.v1i2.237
Andry Fahrozy. (2017). Hubungan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit dengan Kepuasan Pasien Pengguna BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Psikoborneo, 5(1), 117–121. https://doi.org/https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/viewFile/4339/pdf
Anggriani Susanti, Amran Razak, & Nurmiati Muchlis. (2021). The Effect of Service Quality on Patient Satisfaction in Hospitalization at Home Makassar’s Laburan Baji Regional General Hospital during the Covid-19 Pandemic. An Idea Health Journal, 1(3), 118–125. https://doi.org/https://doi.org/10.53690/ihj.v1i02.53
Arief Fardiansyah, Dwi Helynarti S, & Asih Media Yuniarti. (2022). Konsep dasar manajemen kesehatan (1st ed.). Stikes Majapahit Mojokerto.
Arman, & rara armita. (2023). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pasien Terhadap Loyalitas Pasien di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan "The Effect of Service Quality and Patient Satisfaction Toward Patient Loyalty in Special Regional Hospitals of South Sulawesi. Pharmacognosy Journal, 15(3), 443–449. https://doi.org/http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29755
Ascobat Gani, & Zahrina. (2018). Penguatan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas (1st ed.). Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kedeputian Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas. https://www.researchgate.net/profile/Ari-Prasojo/publication/331345598_Penguatan_Pelayanan_Kesehatan_Dasar_di_Puskesmas/links/5c789fe0458515831f782892/Penguatan-Pelayanan-Kesehatan-Dasar-di-Puskesmas.pdf
Asriati, Nani Yuniar, Agus Salim, Bambang Supraptono, Sahmad, Shynta Suprabawati, & Dewi Ariyani Wulandari. (2023). Manajemen Puskesmas. Eureka Media Aksara.
Ayudita Blenda Pasumah, Grace E. C. Korompis, & Adisty A. Rumayar. (2021). Perbedaan Tingkat Kepuasan Pasien Pada Puskesmas dengan Status Akreditasi Dasar dan Madya di Kota Manado. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(6). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/35452
Bhisma Murti. (2024). Berpikir Kritis (Critical Thinking) . In Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (pp. 1–5). https://fk.uns.ac.id/static/file/criticalthinking.pdf
Biyanda Einurkhayatun, Antono Suryoputro, & Eka Yunila Fatmasari. (2017). Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan Rawat Inap di Puskesmas Duren dan Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4), 33–42. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkm.v5i4.18314
Burhanudin Gesi, Rahmat Laan, & Fauziyah Lamaya. (2019). Manajemen Dan Eksekutif. Jurnal Manajemen, 3(2), 51–66.
Dewandaru, & Hilarius Kunto. (2018). Peran Puskesmas Dalam Upaya Pelayanan Kesehatan Dasar Khususnya Pelaksanaan Promosi Kesehatan Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas. Unika Soegijapranata, 1–9. https://doi.org/http://repository.unika.ac.id/id/eprint/16322
Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo. (2022). Profil Kesehatan Tahun 2022 (Vol. 501). Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo.
Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI. (2006). Pedoman Penilaian Kinerja Puskesmas. Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI.
Ede Surya Darmawan. (2018). Pelayanan Kesehatan: Berkualitas dan atau Ditinggalkan? Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh, 4(2), 302–304. https://doi.org/https://doi.org/10.37598/jukema.v4i2.676
Great Nusa. (2023, March 30). Critical Thinking: Pengertian, Ciri, Manfaat, dan Cara Melatihnya. Great Nusa.
Isma Hajriati, Nurmiati Muchlis, & Arman Arman. (2021). Analisis Sistem Perencanaan Tenaga Kesehatan Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Barru Analysis of the Health Personnel Planning System in the Work Area of the Barru District Health Office. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 2(4). https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v2i4.700
Jonathan Heard, Claire Scoular, Daniel Duckworth, Dara Ramalingam, & Ian Teo. (2020). Critical thinking: Definition and Structure. Australian Council for Educational Research. https://www.researchgate.net/publication/345958675_Critical_thinking_Definition_and_Structure
Kementerian kesehatan republik Indonesia. (2023). Standar Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat Tahun 2023 (Patent HK.01.07/MENKES/165/2023).
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 44 tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 43 tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2022a). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 30 Tahun 2022 tentang Indikatorn Nasional mutu pelayanan kesehatan tempat praktik mandiri dokter dan dokter gigi, klinik, pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, laboratorium kesehatan, dan unit transfuse darah (Patent 30).
Kementerian Kesehatan RI. (2022b). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 34 tahun 2022 Tentang Akreditasi pusat kesehatan masyarakat, klinik, laboratorium kesehatan, unit transfusi darah, tempat praktik mandiri dokter, dan tempat praktik mandiri dokter gigi. Kementerian Kesehatan RI.
Lendri A. Garing, Stenly C. Takarendehang, & Abraham Kamal. (2018). Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Akreditasi Puskesmas Dengan Metode Analytic Hierarchy Process (Ahp) Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe. Jurnal Ilmiah Behongang, 1(1), 16–21. https://doi.org/https://e-journal.polnustar.ac.id/jib/article/view/123
Li, X., Krumholz, H. M., Yip, W., Cheng, K. K., De Maeseneer, J., Meng, Q., Mossialos, E., Li, C., Lu, J., Su, M., Zhang, Q., Xu, D. R., Li, L., Normand, S.-L. T., Peto, R., Li, J., Wang, Z., Yan, H., Gao, R., … Hu, S. (2020). Quality of primary health care in China: challenges and recommendations. The Lancet, 395(10239), 1802–1812. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30122-7
KMK No. 165. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan (Patent HK.01.07/MENKES/165/2023).
Meri, D., Efliani, D., & Fauzan, M. (2022). Fungsi Manajemen Kepala Puskesmas dan Kinerja Pegawai Puskesmas. JKEP, 7(2), 243–253. https://doi.org/10.32668/jkep.v7i2.1045
Mitchell, J. I., Graham, I. D., & Nicklin, W. (2020). The unrecognized power of health services accreditation: more than external evaluation. International Journal for Quality in Health Care, 32(7), 445–455. https://doi.org/10.1093/intqhc/mzaa063
Mohammed Hussein, Milena Pavlova, Mostafa Ghalwash, & Wim Groot. (2021). The impact of hospital accreditation on the quality of healthcare: a systematic literature review. https://bmchealthservres.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12913-021-07097-6
Mujiarto, M., Susanto, D., & Bramantyo, R. Y. (2019). Strategi Pelayanan Kesehatan Untuk Kepuasan Pasien Di Upt Puskesmas Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 3(1), 34–49. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v3i1.572
Muninjaya, A. A. G. (2013). Manajemen Kesehatan edisi 3 (3rd ed.). Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Nauri Anggita Temesvari. (2018). Modul Analisis Kebijakan Kesehatan.
Nur Alsabfitri Usmani, Samsualam, & Nurmiaty Muchlis. (2020). Kesiapan Puskesmas Pada Penerapan Pelayanan Patient Safety Berdasarkan Sumber Daya Manusia, Sarana Dan Prasarana Di Puskesmas Kabupaten Jeneponto. Jurnal Mitrasehat, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.51171/jms.v10i2.242
Nur Rifa Imtinan Sode Ali, Haeruddin Haeruddin, & Yuliati Yuliati. (2024). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Lingkungan Fisik (Healthscape) terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap RSUP dr. Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2023. Afiyah Health Research, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jahr.v5i1.1572
Nurmiati Muchlis, N. Nasrudin, & S. Samsualam. (2019). Penerapan Patient Safety Pre-Post Partum di Pelayanan Kesehatan (Studi Kasus RS X di Kota Makassar). Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr Soetomo, 5(2), 91. https://doi.org/10.29241/jmk.v5i2.151
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Keselamatan Pasien (Patent 11).
Rhegina Gloria Tulenan, Febi Kornela Kolibu, & Franckie Rudolf R Maramis. (2023). Hubungan Antara Status Akreditasi dengan Kepuasaan Barat Kabupaten Minahasa. Jurnal KesehatanTambusai, 4(4), 5291–5301. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/20037/15876
Soleh Iskandar. (2016). Pelayanan Kesehatan Dalam Meningkatkan Kepuasan Masyarakat Di Rumah Sakit Panglima Sebaya Kabupaten Paser. Ilmu Pemerintahan, 4(2), 777–788. https://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2016/06/JURNAL%20SOLEH%20ISKANDAR%20(06-15-16-01-41-39).pdf
Syamsuriansyah, Hetty Ismainar, Hastuti Marlina, & Chita Widia. (2021). Konsep Dasar Manajemen Kesehatan (1st ed.). Widina Media Utama.
Utami, S. N., & Lubis, S. (2021). Efektivitas Akreditasi Puskesmas Terhadap Kualitas Puskesmas Medan Helvetia. Publik Reform, 8(2), 10–21. https://doi.org/10.46576/jpr.v8i2.1658
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Aafiyah Health Research (JAHR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










