Etnografi Penyakit Diabetes Melitus (Penyakit Gula/Kencing Manis) pada Suku Mandar

Ethnography of Diabetes Mellitus (Sugar Disease) in the Mandar Tribe

Authors

  • Gayatri Gayatri Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Arman Arman Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Yuliati Yuliati Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v6i2.2016

Keywords:

Diabetes Melitus, Etnografi, Suku Mandar

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit infeksi degeneratif, yaitu penyakit yang disebabkan oleh kemampuan atau konstruksi jaringan atau organ yang terus berkurang seiring waktu karena usia yang cukup tua atau keputusan gaya hidup. Sesuai laporan World Health Organization (WHO) mengatakan pada tahun 2010 terdapat 1,0 juta orang yang meninggal akibat diabetes dengan prevalensi sekitar 2,0% dan pada tahun 2012 tercatat ada 1,5 juta orang yang meninggal akibat DM dengan kesamaan sekitar 2,0%. 0,7% dari semua kematian terjadi di negara agraris termasuk Indonesia.

Tujuan: Untuk mengetahui gambaran permasalahan budaya pada suku mandar tentang diabetes melitus.

Metode: Jenis penelitian menggunakan penelitian kualititatif dengan pendekatan etnografi jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 14 informan terdiri dari satu inforan kunci dan 13 informan utama. Tekhnik pengambilan sampel dengan menggunakan snowball sampling atau pengambilan sampel bola salju.

Hasil: Masyarakat suku mandar sangat memahami tentang penyakit diabetes (penyakit gula/penyakit kencing manis) melitus dari pengertian dan penyebab diabetes melitus, Masyarakat suku mandar mampu mengetahui gejala dan tanda penyakit diabetes melitus, pencegahan penyakit diabetes melitus pada masyarakat suku mandar dilakukan dengan mengontrol pola makan, aktifitas fisik dan gaya hidup sehat, pengobatan diabetes melitus pada masyarakat suku mandar dilakukan dengan cara medis dan cara tradisional.

 ABSTRACT

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a degenerative infectious disease, which is a disease caused by the ability or construction of tissues or organs that continue to decrease over time due to old enough age or lifestyle decisions. As per the World Health Organization (WHO) report, in 2010 there were 1.0 million people who died from diabetes with a prevalence of about 2.0% and in 2012 there were 1.5 million people who died from DM with a similarity of about 2.0%. 0.7% of all deaths occurred in agrarian countries including Indonesia.

Objective: To find out the description of cultural issues in the Mandar tribe about diabetes mellitus.

Method: This type of research uses qualitative research with an ethnographic approach. The number of informants in this study were 14 informants consisting of one key informant and 13 main informants. The sampling technique uses snowball sampling or snowball sampling.

Results: Mandarese people really understand about diabetes mellitus (sugar disease / diabetes) mellitus from the definition and causes of diabetes mellitus, Mandarese people are able to know the symptoms and signs of diabetes mellitus, prevention of diabetes mellitus in Mandarese people is done by controlling diet, physical activity and a healthy lifestyle, treatment of diabetes mellitus in Mandarese people is done by medical and traditional methods.

References

Aisyah Sijid, S. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi. In Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb

American Diabetes Association, & Carediabetes, M. (2018a). Introduction: Standards of medical care in Diabetesd2018. Diabetes Care, 41(January), S1–S2. https://doi.org/10.2337/dc18-SINT01

American Diabetes Association, & Carediabetes, M. (2018b). Introduction: Standards of medical care in Diabetesd2018. Diabetes Care, 41(January), S1–S2. https://doi.org/10.2337/dc18-SINT01

Aminuddin, M., Sukmana, M., Nopriyanto, D., & Sholichin. (2020). Modul Perawatan Luka (I. Samsugito, Ed.; Cetanakan). Penerbit :CV. gunawan Lestari.

Anggeria, E. (2021). Perawatan Diri Pada Pasien Pada Pasien Diabetes Melitus (R. F. H. Patima Sari Siregar &, Ed.; Cetakan pe). UNPRI PRESS ANGGOTA IKAPI.

Anggeria, E., Harahap, R. F., Siregar, P. S., Isi, D., Anggeria, E., Cover, D., & Anggeria, E. (2021). Perawatan Diri Pada Pasien Pada Pasien Diabetes Melitus.

Ekasari Febriyanti, A. P., & Mu, A. (n.d.). Pengaruh Pemberian Ekstrak Metanol Daun Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae) Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus) ICR Jantan Effect of leaf Extract Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae L.) Against Decrease in Blood Sugar Levels mice (Mus musculus) Hyperglycemia.

Farida, E. A., Anhar, C. A., Anwari, F., Mega, A., & Nurdianto, A. R. (2022). Efektivitas Senam Diabetes terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Trosobo, Sidoarjo. 5(1), 27–36.

Fatimah, R. N. (2015). Diabetes melitus tipe 2. Jurnal Majority, 4(5), 93–101.

Huda, M., Bustan, M. N., & Gobel, F. A. (2022). Diabetes Melitus dan Hiperkolesterol Sebagai Faktor Kematian Jemaah Haji Pada Embarkasi Sultan Hasanuddin Makassar. Journal of Muslim Community Health, 3(3), 155–161.

IDF. (2020). What is diabetes. In International Diabetes FederationFederation. (pp. 1–10).

Irwan. (2017). Etika dan Perilaku Kesehatan.

Julaeha, J., & Farisma, N. (2022). Laporan kasus selulitis pedis pada diabetes melitus tipe 2 dengan terapi antibiotik dan insulin. Journal Borneo, 2(1), 20–25. https://doi.org/10.57174/jborn.v2i1.18

Kasmawati, K. (2023). Hubungan Konsumsi Beras Merah Terhadap Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Minasa Upa Makassar. Jurnal Ilmiah Multidisplin Amsir, 1(2). https://doi.org/10.62861/jimat%20amsir.v1i2.234

Katuuk, M. E., Sitorus, R., & Sukmarini, L. (2020). Penerapan Teori Self Care Orem Dalam Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Keperawatan, 8(1).

Khadafi, M., Mariska, R. P., Hermawan, R. S., Jannah, R., Adha, K. Al, & Jannah, T. H. (2022). Pengenalan diabetes mellitus beserta pengobatannya dengan daun kersen. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 4(1), 1. https://doi.org/10.30644/jphi.v4i1.621

Lestari, P. D., Rohmah, N., & Utami, R. (2019). Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember, 26, 1–9.

Lestari, Zulkarnain, & Sijid, S. A. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar, November, 237–241.

Marewa, L. W. (2015). Kencing Manis (Diabetes Mellitus) di Sulawesi Selatan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Masriadi. (2019). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular (2nd ed., Vol. 2). Penerbit : CV. Trans Info Media.

Maulidah, N., Supriyadi, R., Utami, D. Y., Hasan, F. N., Fauzi, A., & Christian, A. (2021). Prediksi Penyakit Diabetes Melitus Menggunakan Metode Support Vector Machine dan Naive Bayes. Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE), 7(1), 63–68.

Ndraha, S. (2014). Diabetes Melitus Tipe 2 Dan Tatalaksana Terkini. Medicinus, 27(2), 9–16.

Pongoh, L. L., Pandelaki, K., & Wariki, W. (2020). Hubungan antara Literasi Kesehatan dengan Kualitas Hidup pada Penyan-dang Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. E-CliniC, 8(2), 259–266. https://doi.org/10.35790/ecl.v8i2.31495

Rachmawati, N., & Kusumaningrum, N. S. D. (2020). Gambaran Kontrol dan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Universitas Diponegoro.

Rahayu, S., & Afrianty Gobel, F. (2022). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Galesong Kabupaten Takalar. Journal of Muslim Community Health, 3(4), 117–129. https://doi.org/10.52103/JMCH.V3I4.1180

Rahayu, S., Afrianty Gobel, F., & Arman. (2022). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Galesong Kabupaten Takalar. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2022, 3(4), 117–129. https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1180

Riskawaty, H. M. (2022). Penyuluhan Kesehatan: Identifikasi Resiko Diabetes Melitus Pada Remaja di SMA 8 Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Tahun 2022. Jurnal Lentera, 2(1), 185–192

Riskesdas. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.

Sari, D. D. R., Nugroho, R. A., & Aryani, R. (2020). Pengaruh Ekstrak Daun Ketapang Kering (Terminalia catappa) Terhadap Kadar Gula Darah Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Aloksan. MCTrops, 1(2), 14–20.

Serrano manuel rios. (2010). Type 2 Diabetes Melitus. Elsevier Inc.

Simatupang, R. (n.d.). 01 DM Pedoman Diet Penderita Diabetes Militus.pdf. Yayasan Pendididkan dan Sosial Indonesia Maju.

Soelistijo, S. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46.

Strati, M., Moustaki, M., Psaltopoulou, T., Vryonidou, A., & Paschou, S. A. (2024). Early onset type 2 diabetes mellitus: an update. In Endocrine (Vol. 85, Issue 3, pp. 965–978). Springer. https://doi.org/10.1007/s12020-024-03772-w

Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alpabeta, Bandung, 62, 70.

Suhartini, & Nurhadinda. (2021). Profil Penggunaan Obat Diabetik Oral Pada Pasien Rawat Jalan Dengan Diagnosis Diabetes Tipe 2 Di Klinik Barombong Medical Centre Makassar 2020 Artikel Info Artikel History. Journal.Yamasi.Ac.Id, 5(2), 102–114.

Suprianti, A. A., Masriadi, M., & Gobel, F. A. (2023). Determinan Diabetes Mellitus di Kabupaten Kepulauan Selayar. Journal of Muslim Community Health, 4(4), 120–129. https://pasca-umi.ac.id/index.php/jmch

Susanti, N., Aulia, I., Saragih, P., Sikumbang, E. S., & Faiza. (2024). Hubungan Antara Konsumsi Minuman Manis Buatan Dan Faktor Risiko Penyakit Diabetes Pada Remaja Di Mts Swasta Alwasliyah Pancur Batu. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 3457–3462.

Wardhana, R. A., & Rachman, W. A. (2019). Perilaku Etnik Mandar Terhadap Pengobatan Tradisional di Kabupaten Polewali Mandar (Studi Perilaku dengan Pendekatan Etnografi di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Universitas Hasanuddin, 7(2), 27415.

Downloads

Published

2025-02-23

How to Cite

Gayatri, G., Arman, A., & Yuliati, Y. (2025). Etnografi Penyakit Diabetes Melitus (Penyakit Gula/Kencing Manis) pada Suku Mandar: Ethnography of Diabetes Mellitus (Sugar Disease) in the Mandar Tribe. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 6(2), 47–57. https://doi.org/10.52103/jahr.v6i2.2016

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>